IPAS X TEKNIK OTOMOTIF
PWR OK
KEMENDIKBUDRISTEK × KURIKULUM MERDEKA SMK
CREDITS: 02 HI-SCORE: 99420
build_circle MODUL INTERAKTIF BENGKEL 16-BIT
TEKNIK OTOMOTIF SMK BISA-HEBAT

GEARSHIFT

school
GURU PENGAMPU IPAS 🔑 RUMIYANTI, S.Pd., M.Pd.Si.
PHASE TRANSITION • ZAT & PERUBAHANNYA
precision_manufacturing
BENGKEL UJI SIMULASI KELAS X OTOMOTIF Materi: Transisi Wujud Zat, Viskositas Pelumas, Reaksi BBM Silinder, & K3 Limbah B3
PIT BAY #01 ACTIVE 6 TIM TERSEDIA
MYSTERY TOOLBOX [?] +250 EXP

Eksperimen Interaktif

Simulasikan partikel zat padat, cair, dan gas di dalam silinder mesin dengan slider suhu & tekanan kompresi.

PAPAN MONOPOLI 6 KELOMPOK 16 PETAK

Balapan Gamifikasi

Lempar dadu 16-bit, kuasai petak bengkel, jawab kuis IPAS, dan kumpulkan Gear Coins hingga podium juara!

PIT STOP KARAKTER 6 REGISTRY

Kustomisasi Mekanik

Pilih slot regu praktikum, seragam AHASS bengkel, dan lengkapi K3 Toolkit (Baja Fe, OBD, & Oli Viskositas).

© 2025 SMK Otomotif Indonesia • Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) IPAS CABINET ENGINE: RETRO 16-BIT HTML5
hardware
MISI BENGKEL 01 IPAS X TEKNIK OTOMOTIF: ZAT PADAT, CAIR, & GAS

PIT STOP: PILIH 6 AVATAR MEKANIK & BANGUN TIM

STATUS: 4 REGISTRY REGU AKTIF (MODE 2-6 TIM)
REGISTRASI_TIM.EXE
TEKNIK OTOMOTIF
JUMLAH KELOMPOK / PEMAIN (MIN 2 - MAKS 6) 4 TIM AKTIF

Pilih jumlah kelompok yang bermain dalam satu sesi praktikum:

LANGKAH 1 : PROFIL KELOMPOK KERJA

FORMULIR KETUA & ANGGOTA TIM

Data terhubung langsung ke Lembar Kerja Praktikum IPAS: Reaksi Kimia BBM vs Perubahan Wujud Fluida Mesin.

groups PILIH KELOMPOK UNTUK DI-CUSTOM: SEDANG EDIT: TIM 1
expand_more
CUSTOMIZE ATRIBUT MEKANIK BENGKEL
Warna Bandana/Topi:
save SIMPAN PROFIL REGU INI Tersimpan per kelompok
INVENTORY K3 & PERALATAN AWAL +200 XP READY
build KUNCI 12MM Baja Paduan (Fe)
qr_code_scanner OBD SCANNER Reaksi Kimia BBM
science TABUNG OLI Fluida Viskositas
format_list_bulleted STATUS KUSTOMISASI (4 REGU AKTIF)
AUTO PERSIST

Setiap regu memiliki data avatar, bandana, nama ketua, dan alias bengkel unik tersendiri untuk balapan monopoli:

groups 6 KARAKTER SPRITE (PILIH UNTUK TIM ANDA)
6 OF 6 ROSTER AVAILABLE

Klik salah satu dari 6 rekan mekanik untuk mengaktifkan keahlian khusus sains IPAS otomotif (Zat & Perubahannya):

TERPILIH
#01
BIMA LEAD TECH (OBD) Goggle dahi + scanner OBD. Analisis pembakaran mesin.
PILIH
#02
DIMAS TUNING MASTER Topi merah miring, headphone, & obeng testpen uji busi.
PILIH
#03
RIZKY HEAVY DUTY Badan tegap, sarung tangan kuning + impact wrench baut.
PILIH
#04
FAJAR ELECTRICS PRO Kacamata geek, rambut spike, & multimeter digital aki.
PILIH
#05
SITI FLUID SPECIALIST Hijab sporty merah-hitam, botol ukur oli & coolant radiator.
PILIH
#06
RANI ALLOY CHEMIST Ponytail pita merah + jangka sorong uji ketebalan aus logam.
tune AVATAR AKTIF: BIMA (LEAD TECH) - TIM 1 STATS TUNED 100%
ANALISIS SIFAT ZAT & REAKSI TERMAL (BBM & EMISI) 96%
KECEPATAN DIAGNOSTIK & TROUBLESHOOTING KELISTRIKAN 88%
K3 KESELAMATAN KERJA & KETAHANAN KOROSI LOGAM 92%
SMK NEGERI JUMO TEMANGGUNG PROJEK IPAS FASE E TEKNIK OTOMOTIF
PERTEMUAN 1 KURIKULUM MERDEKA
precision_manufacturing LEMBAR KERJA & MODUL INTERAKTIF

ZAT & PERUBAHANNYA: AUTOMOTIVE MATERIAL OBSERVATION

Kenali sifat zat, pahami fungsinya, dan tingkatkan performa kendaraan! Pelajari bagaimana materi berwujud padat, cair, dan gas menyusun komponen sepeda motor serta mobil, serta bagaimana menganalisis perubahan fisika dan reaksi kimia di bengkel teknik otomotif.

verified "Kenali Bahan, Pahami Sifatnya, Jaga Kendaraanmu" speed "Pahami Materialnya, Kendalikan Perubahannya, Raih Masa Depanmu!"
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN (CAPAIAN FASE E):
  • Menjelaskan konsep zat serta membedakan sifat fisika dan sifat kimia pada komponen otomotif.
  • Mengidentifikasi unsur, senyawa, dan campuran pada suku cadang dan fluida kerja kendaraan.
  • Membedakan perubahan fisika, kimia, dan biologi berdasarkan ciri-ciri dan pengamatan langsung.
  • Menganalisis fenomena perubahan zat pada keausan bahan, pembakaran, korosi, dan fluida sistem pendingin.
  • Menghubungkan pemanfaatan material dengan keselamatan kerja (K3), lingkungan hidup, dan ekonomi kreatif.
1

01. IDENTIFIKASI BENDA DALAM DUNIA OTOMOTIF

Mengenal wujud dan peran krusial material penyusun kendaraan
8+ MATERI UTAMA
PADAT (LOGAM) A
build

Baut dan Mur (Baja)

Kegunaan: Mengikat dan mengencangkan komponen agar kuat, kokoh, dan aman dari getaran.

📍 Posisi: Mesin, sasis rangka, suspensi, dan bodi kendaraan.
Ciri: Silinder berulir / Heksagonal Keras & Kuat
PADAT (KARET) B
tire_repair

Ban Luar & Dalam (Karet)

Kegunaan: Menopang seluruh bobot kendaraan, meneruskan tenaga putar, dan kontak langsung aspal.

📍 Posisi: Roda depan & belakang (sistem kemudi/penggerak).
Ciri: Melingkar beralur Elastis & Cengkeram
ELEKTROKIMIA C
battery_charging_full

Baterai / Aki (Accumulator)

Kegunaan: Menyimpan energi kimia dan melepaskannya menjadi energi listrik untuk sistem starter & kelistrikan.

📍 Posisi: Kompartemen aki bawah jok / ruang mesin.
Ciri: Kotak bersekat Pelat Pb + H₂SO₄
PADAT (SILIKA) D
crop_landscape

Kaca (Tempered / Spion)

Kegunaan: Memberikan visibilitas pandangan jelas bagi pengemudi serta perlindungan dari angin dan kerikil.

📍 Posisi: Kaca depan (windshield), jendela, kaca spion.
Ciri: Lembaran rata Transparan & Rapuh
CAIR (PELUMAS) E
oil_barrel

Oli Mesin (Engine Oil)

Kegunaan: Melumasi dinding silinder & poros, meredam gesekan logam, mendinginkan, dan membersihkan gram.

📍 Posisi: Bak karter mesin (crankcase) & jalur pelumasan.
Ciri: Kuning kecoklatan, licin Mudah Mengalir
CAIR (PENDINGIN) F
mode_fan

Air Radiator / Coolant

Kegunaan: Menyerap kalor panas dari water jacket mesin dan melepasnya di kisi-kisi radiator agar suhu mesin stabil.

📍 Posisi: Radiator, reservoir tank, dan selang sirkulasi.
Ciri: Hijau/merah/biru, cair Titik Didih Tinggi
PADAT (LOGAM COR) G
settings

Komponen Logam / Blok Mesin

Kegunaan: Rumah silinder, tempat bergeraknya piston, menahan kompresi ledakan ruang bakar, serta struktur sasis.

📍 Posisi: Jantung mesin (cylinder block & head).
Ciri: Abu-abu metalik berongga Sangat Keras
CAIR (HIDROLIK) H
cleaning_services

Minyak Rem & Cairan Pembersih

Kegunaan: Meneruskan tekanan hidrolik tuas rem ke kaliper cakram; cleaner melarutkan kerak jelaga karburator.

📍 Posisi: Master silinder, selang rem, ruang servis.
Ciri: Kuning bening / pelarut Tidak Mampu Mampat
2

02. PERTANYAAN PEMANTIK & ANALISIS LOGIKA BAHAN

Mengapa komponen tertentu wajib menggunakan bahan spesifik?
KONSEP DASAR
PERTANYAAN 1 help

a. Mengapa baut terbuat dari logam (baja)?

Baut berfungsi mengikat komponen kendaraan sehingga harus kuat, keras, dan tahan beban tinggi. Logam baja memiliki kombinasi sifat mekanis:

check_circle Kuat menahan tarikan torsi dan tekanan beban.
check_circle Keras, tidak mudah aus atau berubah bentuk dratnya.
check_circle Tangguh (toughness), tidak mudah patah saat terkena hentakan.
check_circle Tahan panas mesin dan mudah diproses ulir (drat).
check_circle Tahan terhadap getaran putaran mesin secara terus-menerus.
📌 Kesimpulan: Baut menggunakan logam karena memiliki kekuatan, kekerasan, dan ketangguhan yang paling sesuai untuk mengikat komponen kendaraan secara aman.
PERTANYAAN 2 help

b. Mengapa ban menggunakan karet?

Ban harus bersentuhan langsung dengan permukaan jalan raya yang tidak rata dan menahan seluruh beban dinamis kendaraan. Polimer karet memiliki keunggulan:

check_circle Elastis: Mampu kembali ke bentuk semula setelah tertekan.
check_circle Lentur: Mengikuti kontur dan lekukan permukaan aspal jalan.
check_circle Daya cengkeram (grip): Memiliki koefisien gesek tinggi agar tidak licin.
check_circle Meredam guncangan: Mengurangi getaran kasar ke suspensi.
check_circle Tahan gesekan & kedap udara: Menjaga tekanan angin di dalam ban.
📌 Kesimpulan: Ban menggunakan karet karena bersifat elastis, lentur, berdaya cengkeram tinggi, dan mampu meredam benturan jalan sekaligus menahan abrasi gesekan.
PERTANYAAN 3 help

c. Mengapa oli pelumas berbentuk cair?

Di dalam mesin terdapat puluhan komponen bergerak dalam celah mikro (clearance 0.02 mm). Wujud cair memberikan karakteristik fisika fluida mutlak:

check_circle Dapat mengalir dan dipompa ke seluruh celah sempit mesin.
check_circle Membentuk lapisan tipis pelindung (oil film) di antara logam.
check_circle Mengurangi gesekan langsung antar logam dan menekan keausan.
check_circle Membawa kalor panas dari dinding silinder ke bak karter oli.
check_circle Membawa kotoran gram ke filter saringan oli.
📌 Kesimpulan: Oli berbentuk cair agar dapat bersirkulasi menyebar membentuk lapisan pelumas dinamis sehingga mengurangi gesekan, mendinginkan, dan mencegah keausan komponen.
PERTANYAAN 4 help

d. Mengapa bahan yang berbeda digunakan untuk fungsi berbeda?

Setiap material memiliki sifat fisika dan kimia unik. Pemilihan material diatur dalam matriks kecocokan teknik otomotif:

Bahan Sifat Utama Contoh Penggunaan
Baja / Logam Kuat, keras, tahan beban Baut, poros, roda gigi transmisi
Karet Elastis, lentur, daya cengkeram Ban, seal klep, selang radiator
Plastik Ringan, mudah dibentuk, isolator Cover bodi, dashboard, saklar
Kaca Transparan, relatif rapuh Kaca depan, spion, mika lampu
Tembaga Konduktivitas listrik tinggi Kabel bodi, lilitan spull alternator
Aluminium Ringan, tahan korosi, lepas kalor Piston, silinder, tromol rem
📌 Kesimpulan: Tidak ada satu bahan pun yang memiliki semua sifat sekaligus! Pemilihan bahan dilakukan berdasar: fungsi, sifat bahan, keselamatan kerja, ketahanan aus, dan kondisi operasi mesin.
🔄 HUBUNGAN LOGIS KEEMPAT PERTANYAAN (FLOWCHART TEKNISI):
⚙️ FUNGSI KOMPONEN Tugas spesifik part
➔
🧪 MEMBUTUHKAN SIFAT TERTENTU Kekuatan, elastisitas, daya alir
➔
✅ DIPILIH BAHAN YANG SESUAI Baja, karet, oli, tembaga
3

03. TABEL PENGAMATAN CIRI-CIRI BENDA OTOMOTIF

Data hasil observasi bengkel: warna, bentuk, tekstur, kekerasan, kelenturan, bau & wujud
10 BENDA LENGKAP
No Nama Benda Kegunaan Bagian Kendaraan Warna Bentuk Tekstur Kekerasan Kelenturan Bau Wujud Zat
1. Baut Mengencangkan komponen Mesin, rangka, bodi Abu-abu metalik Silinder berulir Kasar Keras Tidak lentur Tidak berbau PADAT
2. Mur Pengunci pasangan baut Mesin, rangka, bodi Abu-abu metalik Heksagonal berongga Kasar Keras Tidak lentur Tidak berbau PADAT
3. Blok Mesin Rumah silinder & mekanisme mesin Jantung mesin Abu-abu metalik Besar / berongga Agak kasar Sangat keras Tidak lentur Tidak berbau PADAT
4. Kampas Rem Mengurangi laju putaran roda Sistem pengereman Abu-abu kehitaman Pipih melengkung Kasar Agak keras Sedikit lentur Sedikit bau khas PADAT
5. Oli Mesin Melumasi komponen berputar Bak karter mesin Kuning kecoklatan Menyesuaikan wadah Licin kental Tidak keras Mudah mengalir Berbau khas pelumas CAIR
6. Coolant Mendinginkan dan menstabilkan suhu Sistem pendinginan Hijau / merah / biru Menyesuaikan wadah Licin encer Tidak keras Mudah mengalir Tidak bau menyengat CAIR
7. Minyak Rem Meneruskan tekanan hidrolik tuas Sistem rem cakram Kuning bening Menyesuaikan wadah Licin Tidak keras Mudah mengalir Sedikit bau khas kimia CAIR
8. Udara dalam Ban Menjaga tekanan dan bentuk ban Rongga ban kendaraan Tidak berwarna Mengisi seluruh ruang Tidak berwujud raba Tidak keras Mudah mengembang Tidak berbau GAS
9. Gas Pembakaran Mendorong piston & dikeluarkan Ruang bakar & knalpot Tak berwarna/keabuan Mengembang bebas Tidak berwujud raba Tidak keras Mudah memuai Berbau khas asap BBM GAS
1. WUJUD PADAT 4 Benda
  • Baut (Baja pengencang)
  • Mur (Pengunci ulir)
  • Blok Mesin (Rumah silinder)
  • Kampas Rem (Friksi gesek)
Karakter: Bentuk dan volume tetap, partikel sangat rapat.
2. WUJUD CAIR 3 Benda
  • Oli Mesin (Pelumas sirkulasi)
  • Radiator Coolant (Pendingin kalor)
  • Minyak Rem (Fluida hidrolik)
Karakter: Bentuk mengikuti wadah, volume tetap, dapat mengalir.
3. WUJUD GAS 2 Benda
  • Udara dalam Ban (Kompresi N₂/O₂)
  • Gas Hasil Pembakaran (CO₂, H₂O, CO)
Karakter: Menempati seluruh ruang, dapat dimampatkan tinggi.
science

MOLECULAR CHAMBER SIMULATOR: PERUBAHAN WUJUD & FASA FLUIDA

Atur Suhu Silinder & Tekanan Kompresi untuk Mengamati Pergerakan Molekul Secara Nyata

CANVAS REALTIME
device_thermostat TEMPERATUR (SUHU): 85°C
-20°C (Beku) 100°C (Didih) 600°C (Ruang Bakar)
compress TEKANAN KOMPRESI: 9.5 atm
1 atm (Atmosfer) 10.5 atm (Rasio Vario) 30 atm (Diesel)
PRESET KEADAAN MESIN:
MOLECULAR CHAMBER SIMULATOR
FASA: CAIR (FLUIDA) NORMAL
● Molekul: Jarak sedang, meluncur dinamis beraturan. Energi Kinetik: SEDANG
TITIK BEKU / DIDIH: Beku: -30°C | Didih: 310°C Formulasi pelumas mineral + ZDDP
VISKOSITAS DINAMIS: 12.4 cSt (Optimal) Melindungi gesekan dinding silinder
STATUS REAKSI KIMIA: STABIL (TIDAK TEROKSIDASI) Kondisi operasi mesin memenuhi standar.
5

05. KLASIFIKASI MATERI OTOMOTIF: UNSUR, SENYAWA & CAMPURAN

Membedakan zat murni dan gabungan materi pada suku cadang kendaraan
STRUKTUR ZAT
1. UNSUR (ELEMENT)

Zat Tunggal Murni

Zat murni yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia biasa.

Besi (Fe): Poros engkol kruk as, rangka sasis, blok silinder cast iron.
Aluminium (Al): Piston mesin tempa, kepala silinder pembuang kalor.
Tembaga (Cu): Kawat lilitan stator spull alternator & kabel instalasi.
Karbon (C): Brush arang dinamo starter, serat grafit kopling.
Ciri: Terdiri atas 1 jenis atom lambang periodik.
2. SENYAWA (COMPOUND)

Ikatan Kimia Berperbandingan Tetap

Zat murni yang terbentuk dari dua atau lebih unsur yang saling berikatan kimia dengan perbandingan massa tetap dan sifat berbeda dari asalnya.

Air (H₂O): Pelarut murni pengisi air aki basah dan campuran coolant.
Karbon Dioksida (CO₂): Gas buang hasil pembakaran sempurna hidrokarbon.
Asam Sulfat (H₂SO₄): Cairan elektrolit asam aktif di dalam aki.
Karat Besi (Fe₂O₃·xH₂O): Senyawa oksida rapuh akibat korosi logam knalpot.
Ciri: Rumus kimia tetap, dipisahkan hanya via reaksi kimia.
3. CAMPURAN (MIXTURE)

Gabungan Fisika Tanpa Reaksi

Gabungan dua zat atau lebih tanpa ikatan kimia permanen; sifat zat penyusunnya tetap ada dan komposisinya dapat bervariasi.

Bensin (RON 90/92): Campuran homogen berbagai fraksi hidrokarbon + aditif.
Oli Mesin: Campuran base oil mineral/sintetis + aditif anti-aus ZDDP.
Kuningan (Alloy): Campuran paduan logam tembaga (Cu) dan seng (Zn) pada spuyer.
Oli Bekas + Gram Besi: Campuran heterogen partikel aus yang dapat disaring magnet.
Penerapan: Membantu memilih pelumas & cairan sesuai spesifikasi.
6

06. SIFAT FISIKA VS SIFAT KIMIA BAHAN KENDARAAN

Parameter penting yang diamati dan diuji teknisi bengkel
DIAGNOSTIK BENGKEL

1. SIFAT FISIKA

DIAMATI TANPA ZAT BARU

Dapat diamati atau diukur secara langsung menggunakan panca indera atau alat ukur bengkel tanpa mengubah susunan identitas kimia zat:

Warna & Wujud: Memeriksa wujud pelumas atau perubahan warna coolant.
Kekerasan & Kelenturan: Uji kekerasan baut baja vs kelenturan karet ban.
Titik Leleh & Didih: Titik didih coolant radiator (>108°C) agar tak mendidih.
Viskositas (Kekentalan): SAE 10W-30 mengalir dinamis melumasi celah karter.
Daya Hantar Kalor: Aluminium piston melepas panas secara konduksi termal.
Massa Jenis: Mengukur berat jenis elektrolit aki dengan hidrometer.
🛠️ Contoh di Bengkel: Teknisi mengamati bentuk drat baut, mengukur diameter piston dengan micrometer, dan merasakan kelicinan oli baru.

2. SIFAT KIMIA

KEMAMPUAN BEREAKSI

Menunjukkan kemampuan suatu bahan untuk mengalami reaksi kimia dan berubah menghasilkan zat atau senyawa baru yang berbeda sifat:

Mudah Terbakar (Flammability): Uap bensin mudah menyala saat terpicu bunga api busi.
Mudah Berkarat (Korosi): Besi knalpot bereaksi dengan O₂ dan H₂O membentuk karat Fe₂O₃.
Reaktivitas Asam Aki: Asam sulfat bereaksi dengan pelat timbal melepaskan elektron.
Kestabilan Termal Oli: Oli terurai molekulnya (cracking) saat overheat membentuk sludge.
Degradasi Polimer: Karet seal mengeras akibat paparan oksigen, ozon, dan panas.
Ketahanan Oksidasi: Aditif antioksidan dalam pelumas mencegah pembentukan asam.
🛠️ Contoh di Bengkel: Bahan bakar terbakar di ruang silinder, sedangkan baut rangka yang tidak dilumuri grease akan berkarat akibat kelembaban udara.
7

07. PERUBAHAN FISIKA, KIMIA & BIOLOGI DALAM OTOMOTIF

Analisis mekanisme perubahan wujud, reaksi zat baru, dan proses organik
3 JENIS PERUBAHAN
PERUBAHAN FISIKA

Tidak Menghasilkan Zat Baru

Perubahan pada bentuk, ukuran, atau wujud fisik zat tanpa mengubah komposisi molekuler kimianya.

CIRI-CIRI:
• Tidak terbentuk zat baru.
• Identitas / susunan kimia zat tetap.
• Dapat berupa perubahan wujud atau bentuk.
• Sebagian dapat dibalikkan ke bentuk semula.
CONTOH DI BIDANG OTOMOTIF:
1. Ban aus: Gesekan aspal mengikis ketebalan karet (partikel terlepas tanpa reaksi).
2. Logam dibentuk: Pemotongan pelat, pengeboran, pembubutan cakram, gerinda.
3. Oli dipompa: Mengalir dari karter ke saluran mesin.
4. Coolant naik suhu: Menyerap panas silinder.
5. Udara dikompresi: Piston memampatkan volume gas di silinder.
6. Perubahan wujud: Es mencair, air menguap.
PERUBAHAN KIMIA

Menghasilkan Zat Baru

Perubahan yang menghasilkan zat atau senyawa baru dengan sifat kimia yang berbeda dari zat asalnya melalui pemutusan dan pembentukan ikatan.

CIRI-CIRI TERAMATI:
• Terbentuk zat dengan sifat baru.
• Terjadi perubahan warna & bau khas.
• Terbentuk gas atau endapan endapan kerak.
• Timbul pelepasan energi (panas / cahaya).
• Sulit dikembalikan via cara fisika sederhana.
CONTOH DI BIDANG OTOMOTIF:
1. Pembakaran BBM: BBM + O₂ ➔ CO₂ + H₂O + energi mekanis.
2. Korosi Logam: Baut Fe + air + O₂ ➔ Karat Fe₂O₃.
3. Reaksi Baterai: Energi kimia aki ➔ energi listrik DC.
4. Perubahan kimia oli: Panas tinggi & kontaminasi membentuk asam dan sludge.
5. Degradasi polimer: Panas & UV merusak ikatan molekul seal dan slang karet.
PERUBAHAN BIOLOGI

Melibatkan Aktivitas Makhluk Hidup

Perubahan yang melibatkan peran makhluk hidup atau proses biologis, seperti mikroorganisme pengurai, bakteri, dan enzim.

CIRI-CIRI:
• Melibatkan organisme hidup (bakteri/jamur).
• Berlangsung via fermentasi atau pembusukan.
• Menguraikan rantai materi organik kompleks.
• Merupakan bagian dari siklus ekologi alami.
PENERAPAN BENGKEL & LINGKUNGAN:
1. Bioremediasi: Mikroba pengurai mendegradasi limbah kain majun berminyak.
2. Komposting sampah: Pengolahan sampah daun & organik lingkungan sekolah SMK.
3. Biofuel: Fermentasi tanaman penghasil bioetanol / biodiesel B35 kendaraan.
4. Catatan: Perubahan biologi juga melibatkan reaksi kimia internal organisme.
📊 TABEL PERBANDINGAN PERUBAHAN ZAT (TABEL F MODUL IPAS):
Aspek Perbandingan Perubahan Fisika Perubahan Kimia Perubahan Biologi
Fokus Perubahan Bentuk, ukuran, posisi, atau wujud fisik Reaksi ikatan kimia penghasil zat baru Proses kehidupan melibatkan organisme/enzim
Zat Baru TIDAK TERBENTUK TERBENTUK ZAT BARU DAPAT TERBENTUK ZAT BARU
Contoh Bengkel Logam dipotong, ban aus, oli mengalir Besi berkarat, bensin terbakar di silinder Penguraian limbah majun oleh bakteri
Bidang Penerapan Fabrikasi & pembentukan komponen suku cadang Sistem pembakaran mesin & pencegahan korosi Pengolahan limbah organik & ramah lingkungan
8

08. DETEKTIF TEKNISI & 10 FENOMENA BENGKEL MOTOR

Panduan logika teknisi memecahkan fenomena fisika vs kimia lapangan
TROUBLESHOOTING
search ALUR DETEKTIF TEKNISI: UJI KELAYAKAN ZAT
Pertanyaan 1:

"Apakah terbentuk zat baru dengan sifat berbeda?"

JIKA YA ➔ KIMIA JIKA TIDAK ➔ FISIKA
Pertanyaan 2:

"Apakah hanya ukuran, bentuk, wujud, suhu, atau tekanan yang berubah?"

JIKA YA ➔ MURNI PERUBAHAN FISIKA
Pertanyaan 3:

"Apakah terjadi reaksi yang mengubah struktur molekul permanen?"

JIKA YA ➔ REAKSI KIMIA OTOMOTIF
warning ⚠️ FENOMENA YANG SERING MEMBINGUNGKAN (MISKONSEPSI MEKANIK):
1. Ban Aus: Meskipun ban menipis dan rusak, untuk pembelajaran dasar dikategorikan PERUBAHAN FISIKA / MATERIAL karena pelepasan partikel diakibatkan abrasi gesekan mekanis aspal, bukan reaksi kimia.
2. Oli Berubah Warna Hitam: Belum tentu reaksi kimia murni hanya dari perubahan warna! Warna oli menjadi hitam sering kali akibat partikel jelaga karbon mikroskopis yang tersuspensi secara fisik di cairan oli.
3. Mesin Panas: Tidak otomatis kimia! Kenaikan suhu logam adalah perubahan fisika (transfer kalor), sedangkan pembakaran bensin di dalam silinder adalah perubahan kimia.
fact_check TABEL 10 FENOMENA OTOMOTIF (BUKTI ILMIAH BENGKEL):
10 BUKTI TERVERIFIKASI
No Fenomena di Bengkel Jenis Perubahan Alasan / Bukti Ilmiah Lapangan
1 Ban aus terkikis FISIKA Material polimer karet terkikis akibat gesekan aspal; susunan molekul tetap.
2 Logam dipotong mesin potong FISIKA Hanya bentuk dan ukuran panjang/lebar geometri yang berubah.
3 Logam dibubut (cakram rem rata) FISIKA Bentuk dan ketebalan rotor piringan berubah; gram serpihan besi terlepas.
4 Oli mesin dipompa mengalir FISIKA Terjadi perpindahan posisi dan aliran fluida hidrolik tanpa reaksi baru.
5 Coolant radiator naik suhu FISIKA Suhu fluida berubah akibat penyerapan kalor termal water jacket mesin.
6 Udara dikompresi dalam silinder FISIKA Volume ruang silinder turun sehingga tekanan udara naik secara termodinamika.
7 Bahan bakar bensin terbakar KIMIA Terjadi reaksi oksidasi hidrokarbon + O₂ membentuk zat baru (CO₂, H₂O & energi).
8 Besi baut & sasis korosi (berkarat) KIMIA Terbentuk senyawa oksida besi rapuh akibat kontak dengan air hujan & oksigen.
9 Reaksi elektrokimia baterai aki KIMIA Reaksi asam sulfat dengan pelat timbal mengubah energi kimia menjadi energi listrik.
10 Degradasi kimia material polimer KIMIA Struktur rantai polimer sil/selang putus mengeras akibat panas & paparan zat kimia.
9

09. PERAN TEKNISI, K3 LIMBAH B3 & EKONOMI KREATIF

Penerapan ilmu zat untuk keselamatan kerja, lingkungan hijau, dan inovasi bengkel
ECO-WORKSHOP

engineering 7 TUGAS UTAMA TEKNISI BERBASIS ILMU ZAT & PERUBAHANNYA:

1. MEMILIH MATERIAL Sesuai kekuatan torsi, suhu kerja silinder, dan ketahanan terhadap getaran jalan.
2. MEMILIH FLUIDA Memastikan viskositas pelumas (SAE) & titik didih coolant sesuai buku manual pabrik.
3. ANALISIS PEMBAKARAN Mendeteksi kesempurnaan rasio udara-bensin (AFR) melalui warna elektroda busi.
4. CEGAH KOROSI Mengaplikasikan anti-karat & grease pada sambungan sasis dan baut pengikat.
5. ANALISIS KEAUSAN Memeriksa keausan fisik ban dan alur piringan cakram sebelum terjadi kegagalan.
6. MEMAHAMI AKI Merawat reaksi kimia sel timbal dan mengukur massa jenis cairan asam aki.
7. OTOMOTIF RAMAH LINGKUNGAN Mendukung efisiensi energi, pencegahan emisi racun gas buang, dan pengelolaan limbah bengkel secara bertanggung jawab.
CIRCULAR ECONOMY recycling

Peluang Ekonomi Kreatif Suku Cadang Bekas

Limbah padat logam dan sparepart bekas servis dapat diubah menjadi produk bernilai jual tinggi mekanik wirausaha:

1. Lampu Meja Industrial Piston: Piston & stang seher dibersihkan dari kerak karbon, dilubangi untuk fitting bohlam kafe retro.
2. Jam Dinding Gir & Rantai Motor: Gir aus dilas bersama rantai, dicat pernis anti-karat menjadi cinderamata bernilai seni.
3. Stand HP Meja dari Busi Bekas: Rangkaian busi dilas argon menjadi holder handphone mekanik bengkel.
4. Media Edukasi Otomotif: Pembuatan papan peraga klasifikasi zat dan poster interaktif bagi siswa SMK.
Mengurangi Scrap Logam +Nilai Tambah Ekonomi
STANDAR K3 BENGKEL health_and_safety

Pengelolaan Limbah B3 & Keselamatan Kerja

Fluida bekas kendaraan mengandung senyawa hidrokarbon karsinogenik dan logam berat yang berbahaya bagi ekosistem:

1. Drum Penampung Berlabel B3: Oli kurasan mesin & minyak rem wajib ditampung di drum berlabel simbol B3 anti bocor.
2. APD Lengkap Teknisi: Wajib menggunakan sarung tangan nitril pelindung dan kacamata safety saat menangani asam aki.
3. Selang Hisap Gas Buang (Exhaust Hose): Mencegah akumulasi gas beracun Karbon Monoksida (CO) di bengkel tertutup.
4. Serbuk Serap (Spill Kit): Menghamparkan serbuk kayu/pasir saat terjadi tumpahan oli agar lantai tidak licin.
Zero Work Accident Cegah Pencemaran Tanah & Air
assignment_late

STUDI KASUS BENGKEL: TANTANGAN TEKNISI NYATA

SIMULASI TROUBLE

Sebuah sepeda motor matic masuk ke bengkel dengan keluhan 4 gejala: (1) Baut rangka bawah berkarat parah, (2) Ban depan aus tidak merata, (3) Kondisi oli mesin encer dan menghitam pekat, (4) Emisi gas buang knalpot berasap putih.

1. Baut Bawah Berkarat:
Jenis: Reaksi Kimia (Korosi)
Tindakan: Semprot penetrant, ganti baut grade 8.8, lumuri grease anti-seize.
2. Ban Aus Tak Rata:
Jenis: Perubahan Fisika (Abrasi)
Tindakan: Cek tekanan angin, periksa laher roda (bearing), spooring suspensi.
3. Oli Menghitam & Encer:
Jenis: Perubahan Fisika-Kimia
Tindakan: Ganti oli sesuai spesifikasi SAE, periksa kebocoran bensin ke karter.
4. Gas Emisi Berasap:
Jenis: Reaksi Kimia Pembakaran
Tindakan: Ganti seal klep / ring piston bocor yang membakar oli ke silinder.
10

10. LEMBAR KERJA (LKPD) & ASESMEN FORMATIF SISWA

Aktivitas pembelajaran Automotive Material Observation & uji pemahaman mandiri
EVALUASI FASE E
AKTIVITAS SISWA: AUTOMOTIVE MATERIAL OBSERVATION PRAKTIKUM KELOMPOK

Amati benda nyata atau sampel material bengkel berikut bersama anggota kelompok, lalu catat hasil analisis perubahan yang mungkin terjadi:

Objek Diamati Wujud Zat Sifat Fisika yang Diamati Perubahan yang Mungkin Terjadi
1. Baut dan Mur Padat Keras, abu-abu metalik, bentuk silinder berulir Korosi kimia (karat) atau perubahan bentuk fisik (drat aus).
2. Oli Mesin Cair Kuning kecoklatan, licin, viskositas mengalir Degradasi termal molekul, encer saat panas, mengendap jelaga.
3. Udara dalam Ban Gas Menempati seluruh ruang, dapat dimampatkan Perubahan tekanan dan pemuaian volume akibat suhu aspal.
4. Besi Berkarat Padat Warna coklat kemerahan, permukaan rapuh kasar Reaksi kimia oksidasi terus meluas menghancurkan struktur logam.
5. Sisa Organik / Majun Padat Tekstur serat kain menyerap cairan oli kotor Pembusukan / biodegradasi biologis oleh mikroba pengurai.
❓ 6 PERTANYAAN ANALISIS DISKUSI KELOMPOK:
  1. Apa perbedaan mendasar antara sifat fisika dan sifat kimia pada material kendaraan?
  2. Mengapa pemotongan pelat logam atau pembubutan cakram dikategorikan sebagai perubahan fisika?
  3. Mengapa proses korosi karat pada baut berbeda mekanismenya dari sekadar perubahan bentuk logam?
  4. Jelaskan perbedaan antara unsur, senyawa, dan campuran beserta contohnya pada sepeda motor!
  5. Bagaimana pemanfaatan suku cadang bekas bengkel dapat membuka peluang usaha ekonomi kreatif ramah lingkungan?
  6. Bagaimana kebiasaan warga bengkel dalam memilah limbah oli dan majun dapat mencegah pencemaran air dan tanah?
ASESMEN FORMATIF MANDIRI (5 SOAL UJI PEMAHAMAN) KRITERIA NILAI KKM: 75
Soal 1: Kelompokkan bahan berikut ke dalam kategori unsur, senyawa, atau campuran: (a) Besi sasis, (b) Air aki murni, (c) Udara ban, (d) Oli mesin!
Kunci Telaah: Besi = Unsur (Fe), Air murni = Senyawa (H₂O), Udara ban = Campuran gas (N₂+O₂), Oli = Campuran homogen base oil + aditif.
Soal 2: Jelaskan dua perbedaan utama antara sifat fisika dan sifat kimia suatu komponen mesin!
Kunci Telaah: (1) Sifat fisika diamati tanpa mengubah komposisi molekul (warna, viskositas, titik didih); (2) Sifat kimia terlihat saat terjadi reaksi menghasilkan zat baru (mudah berkarat, mudah terbakar).
Soal 3: Tentukan jenis perubahan (fisika, kimia, atau biologi) pada peristiwa: (a) Es batu di bengkel mencair, (b) Baut kolong sasis berkarat, (c) Fermentasi limbah singkong menjadi bioetanol!
Kunci Telaah: (a) Fisika (perubahan wujud H₂O), (b) Kimia (oksidasi besi Fe₂O₃), (c) Biologi (proses fermentasi mikroorganisme khamir).
Soal 4: Mengapa proses pembakaran bensin di dalam silinder dikategorikan sebagai perubahan kimia? Berikan bukti reaksinya!
Kunci Telaah: Karena menghasilkan zat baru berupa gas CO₂ dan uap H₂O disertai pelepasan energi panas dan cahaya yang tidak dapat dikembalikan lagi ke bentuk bensin semula.
Soal 5: Berikan satu contoh konkret pemanfaatan pengetahuan zat untuk membuka usaha kreatif ramah lingkungan dari limbah bengkel!
Kunci Telaah: Upcycling piston & stang seher bekas menjadi lampu meja hias kafe industrial berdaya jual tinggi, mengurangi penumpukan rongsokan besi.
BOBOT 40% Ketepatan Konsep Zat
BOBOT 25% Identifikasi Contoh Bengkel
BOBOT 25% Alasan & Bukti Ilmiah
BOBOT 10% Dampak Lingkungan & Sosial
🗓️ JADWAL IMPLEMENTASI KELAS (4 PERTEMUAN MODUL IPAS):
PERTEMUAN 1: Mengenal zat & sifatnya; observasi baut, kampas rem, oli, cairan pendingin, dan pengelompokan wujud zat.
PERTEMUAN 2: Perubahan fisika & kimia; membandingkan pembentukan logam, penguapan fluida, korosi sasis, dan pembakaran mesin.
PERTEMUAN 3: Perubahan biologi & lingkungan; bioremediasi limbah bengkel, pengomposan, serta tanggung jawab limbah B3.
PERTEMUAN 4: Ekonomi kreatif & sosial; merancang produk upcycling suku cadang bekas yang aman, bernilai ekonomi dan estetis.
military_tech EVALUASI CEPAT: TELEMETRI FASA ZAT
+50 GEAR COINS REWARD

"Ketika sepeda motor direm mendadak dari kecepatan 80 km/jam, kampas rem bergesekan kuat dengan piringan cakram hingga menimbulkan serpihan debu hitam dan piringan menjadi panas. Mengapa menipisnya kampas rem ini termasuk perubahan zat fisika?"

sports_esports
DIAGNOSTIK MODUL IPAS LENGKAP

Siap Adu Taktik di Arena Bengkel Monopoli?

★

GEARSHIFT: MONOPOLI IPAS ★ 16-BIT RETRO

sports_scoreLAP01/03
TIM 1 TURN
P1★
MEKANIK
LEAD
sports_motorsports PILOT AKTIF

TIM 1 • BIMA

Petak #06 Blok Al • Honda Vario 125 FI
🪙 1,450 GC
★ 4 ASET BENGKEL
leaderboard KLASEMEN REGU TBSM
PUTARAN 1/3
inventory_2 INVENTARIS TBSM: 4 SERTIFIKAT • 2 KUNCI K3
?ARENA MONOPOLI OTOMOTIF TBSM • FASE E SMKWORLD 1-1
KONSOL INSTRUKSI: GARASI PIT (START) MODUL ZAT & SIFAT KIMIA-FISIKA
STEP 1 ★ KOCOK DADU
STEP 2 JAWAB IPAS
STEP 3 KLAIM ASET
engineering #06: BLOK PISTON ALUMINIUM (Al) SOAL REAKSI IPAS

"Kemampuan paduan Aluminium (Al) menghantar panas tinggi ruang bakar silinder motor tanpa merusak rumus kimia molekulnya tergolong sifat apa?"

TOTAL LANGKAH: 4 + 3 = [7]
STATUS: GILIRAN TIM 1 AKTIF DI GARASI PIT (START) TURN 1 / LAP 1
tune KONTROL AKSI GILIRAN TIM 1 • BIMA
admin_panel_settings
PANEL KENDALI GURU

REKAPITULASI PRAKTIKUM & LKPD SISWA

Guru Pengampu: Rumiyanti, S.Pd., M.Pd.Si. • Proyek IPAS Kelas X Teknik Otomotif

leaderboard
REKAPITULASI HASIL BALAPAN & LKPD SISWA Data terhubung langsung secara real-time dari sirkuit monopoli
REGU / TIM KETUA & ALIAS GEAR COINS ASET BENGKEL BINTANG IPAS STATUS LKPD
hourglass_empty Belum ada tim yang bertanding Data rekap kelompok akan otomatis tampil setelah pertandingan/balapan dimulai.
BANK SOAL ASESMEN IPAS OTOMOTIF TERPASANG

Integrasi 100 Soal LKPD & Asesmen Kurikulum Merdeka Fase E SMK TBSM

100 BUTIR SOAL TERVALIDASI